Alasan Kenapa Aku Gak Suka Tinggal di Jerman

Yaaa kaya judul diatas, aku punya beberapa alasan kenapa aku gak suka tinggal di Jerman. Bukan benci ya cuma gak suka aja.. jadi di blog kali ini aku akan memaparkan beberapa alasan kenapa aku gak suka tinggal di Jerman

1. Cuaca

Hampir semua tulisan yang aku baca ya rata2 orang gak suka cuaca di sini. Awalnya aku kira biasa aja tapi baru nyampe sini (kebetulan nyampe sini masih musim dingin) aduhhhh dinginnya… tapi yang jadi masalah bukan dinginnya, malah keringnya 😒

Jadi ya apa2 kering, karna efek dingin kali ya jadi badan semua kering sampe rambut juga ikutan kering. Gak sehatlah menurutku…

Pas musim semi kata suami lebih baik pake baju model “bawang” alias pake baju berlapis lapis karna cuaca kadang dingin kadang panas (ternyata cuaca bisa ababil juga 😐) tapi kan ogah banget awalnya pake baju berlapis2 karna dingin terus pas cuacanya panas kita buka lapisan baju yang paling luar terus masukin itu baju dalem tas… beraaatttt cyiiinnnn

Terus klo kemana2 harus liat ramalan cuaca karna kadang sekarang cerah nanti tiba2 hujan… klo di Indo boro2 liat ramalan cuaca, prediksi sendiri aja klo mendung berarti lagi 5 atau 10 menit pasti hujan (keakuratan 80%) jadi gak kenal namanya ramalan cuaca..

2. McDonald

Aku dan suamiku pecinta McD. Waktu di Bali inget banget tiap malem kita delivery McD karna saking doyannya. Pas nyampe Jerman alamaaakkkk…. rasa burgernya sih gak ada bedanya tetep enak, tapi ehhh tapi..

Saus tomat bayar

Bayar

BAYAAAARRRRR

Di Indo mah tinggal pencet2 seenak udel karna gratis yaelah di sini bayar, mana bayarnya 0,50€ alias klo dirupiahkan sekitar Rp 8.000/ saset. Gilaaaa bangetttt klo menurut aku. Jadi aku udah terbiasa makan di McD gak pake saus tomat (karna ogah bayar πŸ˜‚)

3. Ayam

Ini aku aja atau ayam di Jerman rasanya beda sama di Indo?

Rasanya kok anyeb2 gak berasa tapi berdaging *eh

Klo di Indo ayam diaduk-adukin pake garam sama bawang putih aja udah enak ya… lah di sini malah iyuuuuhhhh dan jatuhnya aku malah eneg.. Padahal aku pecinta daging ayam loh tapi sejak di sini aku lebih milih makan daging babi atau sapi, jadi kadang2 aja makan daging ayam itupun yang udah dibumbuin di supermarket karna lebih enak daripada masak sendiri πŸ˜‚ (kayaknya nie karna akunya yg gak bisa masak 🀣)

4. Lipstik

Menurut aku warna2 lipstik yang dijual di sini menyesuaikan dengan kulit orang2 sini.

Faktanya setelah aku beli lipstik 10 biji, hampir gak ada warna yang cocok di kulit aku. Warnanya itu terlalu adem untuk kulit aku yang agak coklat jadi setelah dipake keliatannya pucet 😐😐. Jujur di Indo aku gak pernah gagal beli/milih warna lipstik. Cuma anehnya di sini ya gagal2 waeee…

Setelah sadar ya akhirnya berhenti beli lipstik. Klo kemarin2 mah tiap diajakin ke drugstore (klo di sini nama tempatnya DM atau MΓΌller) pulang2 selalu beli lipstik, tapi ya sekarang karna pengalaman gagal2 mulu milih warna lipstik jadi kapok

5. Parkir Mahal

Pokokke mahal… udah gitu ae, jadi males jalan2

6. Sewa Rumah Mahal

Sebenernya semua mahal sih tapi yang paling mencolok itu ya harga sewa rumah. Aku sama suami tinggal di rumah bareng sama tuan rumah (aku sama suami di lantai bawah dan tuan rumah di lantai atas). Harga sewa perbulan 12 jutaan untuk 1 kamar tidur, ruang tamu, toilet+kamar mandi, dapur udah gitu aja (inipun kata suami termasuk murah untuk ukuran Munich)

Memang klo tinggalnya gak di pusat kota mungkin harga sewanya jauh lebih murah, tapi karna suami kerjanya di Munich (terkenal apa2 mahal) jadi ya mau gak mau harus tinggal di sini. Pernah sih berpikir untuk tinggal di pinggiran kota biar sewa rumah lebih murah, tapi mikirin suami yang harus nyetir 1 jam-an jadi khawatir, belum juga diitung bensin jadi ya sama aeee. Yaudah deh bersabar ajaa, nanti pasti Tuhan bukakan jalan..

Kayaknya sih segitu aja yang aku gak suka tentang Jerman… nanti aku akan nulis apa2 yang aku SUKA banget tinggal di Jerman…

Iklan

Kegundahan Menetap di Jerman (Curhat) // Terima Kasih Suamiku

Maapin tulisan aku amburadul ya karna gak mood nulis tapi pengen nulis (adeh gimana sih 🀣)

.

.

.

Mungkin memang ini yang terbaik dari Tuhan…

Aku sampai di Jerman tgl 9 Maret 2018 Dari tempat tinggal, makanan sampai kebutuhan lain semuanya tercukupi dengan baik… Dari keluarga sampai teman-teman suami juga menerima dengan sangat amat baik.

Tapi hampir 4 bulan ini aku terus menerus memendam perasaan sedih, tertekan, kadang kecewa dengan diri sendiri. Alasannya tidak lain karna ketidakmampuanku dalam berbahasa Jerman.

Lulus A1 bukanlah apa-apa…

Selama aku tinggal di Jerman, membuka mulutpun sulit untuk aku lakukan. Ketakutan apabila aku salah mengucapkan sesuatu dalam bahasa Jerman membuatku membungkam mulut selama berbulan-bulan

Bahasa Inggris?

Hmmm… liburan di Berlin membuatku tersadar bahwa Berlin adalah tempat yang paling diminati oleh wisatawan. Pelayan restaurant hingga pelayan toko secara otomatis menyapa atau berbicara dengan bahasa Inggris. Sangat berbeda jauh dengan Munich, mereka tidak segan-segan berbicara dalam bahasa Jerman, walaupun sudah aku jelaskan akan ketidakmampuanku dalam berbahasa Jerman, seakan akan mereka menutup telinga dan tetap berucap tanpa henti.. Ah lelahnya

Kadang hal yang paling membuat tertekan adalah acara kumpul keluarga. Aku selalu bahagia, senang di saat aku bertemu dengan keluarga suami tapi ya tidak semua keluarga suami bisa berbahasa Inggris. Hanya kakak ipar dan mama mertua.

Aku sangat memaklumi karna di keluargaku juga tidak semuanya bisa berbahasa Inggris, tapi dengan kondisi yang akan menetap di sini sampai titik darah penghabisan, mau tidak mau aku harus belajar, sampai bisa.

Keluarga suami tidak pernah menekan tapi terkadang mereka sangat-sangat menaruh harapan besar kalau aku harus bisa bahasa Jerman (terutama nenek dari suamiku). Untuk hal itu aku sangat-sangat maklum karna mereka khawatir

Menangis karna masalah bahasa ini bukan sekali dua kali tapi berkali-kali. Aku tipe orang yang tidak ingin orang lain kecewa tapi aku juga bukan tipe orang yang dengan mudahnya belajar sendiri di rumah (lulus A1 tanpa kursus di Indonesia merupakan mujizat)

Menunggu ijin kursus dari pemerintah Jerman inipun memakan waktu lumayan lama (sudah bulan ke 3) dan masih tidak ada tanda-tanda apapun.

Suatu ketika entah pembicaraan apa yang mengawali akhirnya aku marah dan menangis di dalam mobil. Kata “lelah” dan “tertekan” akhirnya terlontarkan di hadapan suami. Kalimat “menghabiskan uang puluhan juta untuk berlibur tapi untuk kursus harus menunggu biaya dari pemerintah” tercetus begitu saja. Suami terdiam, mungkin karna fokus menyetir atau berpikir, entahlah.

Sesampainya di rumah aku sangat-sangat menyesal. Meminta maaf pada suamipun langsung aku lakukan. Suamiku tidak pernah marah, bahkan dari awal berkenalanpun dia tidak pernah menunjukkan amarah. Hanya tersenyum dan berkata bahwa ia akan mendaftarkan aku di salah satu tempat kursus. Dalam hitungan menit diapun selesai, tgl 23 Juli 2018 nanti aku akan memulai kelasku yang pertama.

Aku bahagia sekaligus sedih. Bahagia karna aku akan belajar dan sedih karna biaya kursus hingga selesai bisa mencapai 2 sampai 3 kali lipat, dan harganya juga tidak murah.

Kalimat yang terucap dari suamipun selalu sejuk dan menenangkan “aku bahagia kalau kamu bahagia”

Terima kasih suamiku…

Mencintaimu adalah hal terindah dalam hidupku

GAK BOLEH HAMIL!!!!

“Gak boleh hamil”

“Anak itu ngerepotin”

“Kerjanya minta duit aja”

Well, kalimat diatas itu asli sinetron banget ya nyiahahahaha emang ya incesss keseringan kueeeseeellllll nonton sinetron yang membuat hati incesss gradag grudukkk gak karuan.

Tapi yah emang kenyataan kalau aku gak boleh hamil ya, tapi bukan karna suami gak ngijinin…. tapi karna bu dokter

Bu dokter???

Kejamnyaaahhhhh bu dokteeelllllll😭😭

Tapi syukurnya cuma 3 bulan aja ya menunda kehamilannya karna aku harus melengkapi vaksin2 yang kurang.

Awalnya aku sama suami memang niatnya gak menunda kehamilan, malah dia yang semangat bangeeeettt pengen punya anak walaupun keluarga suami aku rada kurang setuju karna mereka beranggapan kalau anak ya nanti2an aja, sekarang nikmati waktu berdua dulu.

Tapi ya suamiku itu orang kekeuuuhhh bangettt yaaa jadi kita tetep gak pengen menunda…

Jadi hubungannya hamil sama vaksin apa??

Hubungannya ya amit2 kalau pas hamil kita kena penyakit yang berbahaya karna kita gak vaksin kan bahayaaaaa buangetttt buat bayiiii…

Jadi aku sama suami memutuskan untuk pergi ke dokter dan konsultasi masalah vaksin dan kehamilan..

Dan yakkk bu dokter shock waktu denger aku cuma dapet vaksin pas bayi aja, karna vaksin itu kan harus berlanjut sesuai dengan apa yang dianjurkan dokter…

Pas ditanya aku dari mana ya dengan polos aku jawabnya Indonesia… langsung mengkeruttt deh itu dahi bu dokter hahahahaha mungkin dalem hati bu dokter mikir “ya ampun ini pasti dari negara keterbelakangan sampe gak vaksin” πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Dan yang lebih parah itu aku gak pernah vaksin MMR

Ya karna waktu aku lahir dulu pemerintah gak mewajibkan untuk vaksin MMR jadi mama aku yang orang awam ya mana ngerti, jadi gak vaksinnnn dehhh πŸ˜₯πŸ˜₯πŸ˜₯

Nah MMR itu adalah singkatan dari tiga penyakit yaitu Mumps, Measles, Rubella, hal ini berarti vaksin MMR yang digunakan merupakan vaksin yang didalamnya terdiri dari kombinasi tiga komponen vaksin yaitu Mumps (gondong), Measles (campak), dan Rubella (campak jerman).
Sumber: Imunisasi MMR : Jadwal, Manfaat, Efek Samping – Mediskus

Kalau kalian baca blogku sebelumnya ya kalian tau aku pernah kena Mumps alias gendongan, jadi dengan polosnya aku bilang ke bu dokter “tapi saya udah pernah kena Mumps, jadi gak perlu vaksin MMR kan?” Eehhhh bu dokter malah bilang “ya karna km gak vaksin makanya kena, dan gak menutup kemungkinan km akan kena lagi. Apalagi vaksin MMR ini 1 paket dan kalau km sama suami berniat untuk punya bayi ya Rubella ini sangat2 berbahaya kalau km terjangkit waktu hamil” langsung mingkemmmm dehh mulut cantik incesss dimarah bu dokter πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Dan saking bingung nih bu dokter ya untuk memastikan dia langsung telp institut pervaksinan yang jujur aku gak tau namanya πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Dan kata orang di institut ya gpp kalau aku divaksin sekarang, gak usah cek darah atau semacamnya. Niat bu dokter sih aku dapet semuaaaa vaksin karna jujur dia takut aku kenapa2 di masa depan tapi kata orang di institut aku cuma perlu MMR 2 kali dan DPT 1 kali (untuk DPT aku udah divaksin waktu bayi tapi harus di perbaharui lagi).

Karna MMR ini vaksin “hidup” jadi kata bu dokter aku gak boleh hamil dulu selama 3 bulan karna bisa menggangg bayi dan berbahaya banget…

Jadi untuk bu ibu yang berniat untuk hamil ya kita harus mempersiapkan diri dulu apakah badan kita siap untuk si cabang bayi atau tidak..

Finally You Found Me

Hello… holla…

Di tulisan aku sebelumnya emang udah janji ya bakalan nulis tentang liburan aku bersama akang mamas celamaahh 2 minggu… hihihi bagi inces yang anak down to earth karna dompet juga sering banget down ya pasti ini bener2 jadi liburan yg wow bangeeettttzzzzzz alias gak mungkin kesampean pake duit sendiri (maklum ya waktu itu masih nunggu wisuda jadi belum kerja… eh tapi sekarang juga masih nganggur πŸ˜‚πŸ˜‚)

Tapi sebelum liburan mending cerita dikit ya kenapa akhirnya malah liburan bersama akang mamass telcayang..

Hmmm tapi siapin tisu yaaa.. siapa tau ada yang bersedia ikhlas meneteskan aerrrr mataaahhh demi gadis lugu berparas pas2an inihhh, karna di awal ada cerita menyusukk sanubari.. (dari sekarang udah siapin ember untuk natakin aer matahhh)

Bagi kalian yang baca isi blog aku dari awal pasti kalian tau kalau yahh memang aku lebih tertarik sama cowok luar atau istilahnya Bule…

Tapi setelah mencoba kurang lebih 2 tahun ternyata pencarian incesss tidak berbuah manis malah berbuahh asem kecut yang gak baik untuk gadis tjantikk djelitaahh penderita maag (sambil minum Promag 1 kotak). Pengalaman aku di dunia perbule2an selama 2 tahunan malah bikin sakit hati, perih nyutnyutan sampai akhirnya hati ini kebal hingga tidak mampu merasakan getaran cinta dari pria manapunn (terisak ku memangis sambil menyeka aerrr matahhh yang jatuh bercucuran). Banyak temen2ku yang mendukung atau malah bilang “alah, cowok bule kan brengsek, sama yg lokal aja… gaya amat sih km maunya bule”

Jujur aku pengen punya pasangan bule ya karna salah satu alasan terkuat yaitu keyakinan (aku yakinnya dia cinta aku tapi dia yakinnya milih cewek lain *hentikannpenderitaantiadaakhirini) Di Indonesia bahkan di pulau tempat aku tinggal ya ampun susahnya nyari yang seiman. Tapi aku GAK bilang semua bule pasti seagama sama aku ya, well setidaknya kebanyakan dari mereka itu lebih santai nanggepin masalah agama dan gak seperti masyarakat Indonesia yg akhir2 ini lagi sensitif masalah you know what… Aku gak bisa jelasin karna sekarang harus hati2 banget nulis atau ngomong masalah agama di Indonesia… amit2 boooo masa depan incesss terancammm akibat salah nulis di blog kan aduuhhhh amittt amiiittt cabang olah raga tenis, bulu tangkis, sepak bola *nahlooo..

Tapiii tapiii karna kurang lebih 2 tahun mencari jejak keberadaan dirimu yang sulit untuk ku temukan (cieee eheeem eheem) akhirnya aku capek dan memutuskan untuk jalan sama orang LOKAL, lagi. Ya karna mungkin bener kata temen2ku.. cowok bule gak ada yang bener

Ini cowok lokal baik, care sama aku ya dalam artian peduli ala cowok Indonesia kan begitu2 aja ya “kamu udah maem? Kok belum? Maem dulu biar gak sakit” (perhatian ini membuat hati incess tersentuh hingga sanubari)

Yaelaaahhh bagiii gueehhh yang sebelumnya jalan sama bule dan bagi kalian yg punya pasangan bule pasti tau mereka hampir gak mungkin nanyain pertanyaan begitu, jadi udah dipastikan banget aku klepek2 dong ya… Apalagi aku ini wanita yang hauss akan kasihh sayanggg..( hikz hikz meratapi nasib sambil ngepelin aerrr matahhh bercucuran)

Akhirnya ya aku jalan sama itu cowok… udah bisa dibilang aku naksir beratlahhh apalagi dia enak banget diajak ngomong, pokoknya adem banget waktu itu. Pas aku tanya “kamu udah punya pacar” dia jawabnya “gak punya” wieehh tambah baper dehh guehhh..

Setauku dia kerjaannya oke, umur 27 tahun… pas banget dong ya. TAPIIIIIII setelah jalan beberapa hari akhirnya aku tau dia itu cowok yang udah punya TUNANGAN πŸ˜‘πŸ˜‘

WHAATTTTTTT

Ya Tuhan… seumur hidup aku gakkk pernah selingkuh dan sekarang aku jadi selingkuhan tanpa aku tau.. Antara nangis, sesek dan pengen teriak2 karna tiba2 ngebayangin tunangannya yang pasti sakit hati cowonya jalan sama aku… tiba2 rasa berdosa mulai menggerogoti aku.

Walaupun keluarga dan temen2 aku bilang ga apa2 karna aku gak tau tapi tetep aja itu adalah dosa besar buat aku. Dosa karna aku belum tau apa2 tentang ini cowok tapi mau2 aja diajak jalan bareng. Dosa karna aku jalan sama cowok orang…

Pokoknya aku nangissss sampe 2 minggu, meratapi dosa yang udah aku lakuin.. Biasanya aku kalau putus sama bule itu nangis 1 hari aja habis itu biasa aja lagi… tapi yang ini bener2 bikin aku down banget.. Pada akhirnya aku berpikir “BULE DAN LOKAL SAMA AJA, ADA YANG BAIK ADA JUGA YANG JAHAT”

Di saat menangis dan mengalami pergumulan di dalam hati, aku mutusin untuk mencari Tuhan. Bukan dalam arti aku bunuh diri biar ketemu Tuhan ya.. tapi aku berdoa

Bukan doa yang menuntut kayak “kenapa hidupku selalu begini??” atau “kenapa Tuhan jahat??”. Lebih tepatnya yang aku lakukan adalah tutup pintu kamar, bersembunyi dan berdoa agar Tuhan yang tersembunyi mendengar.. Aku ingett banget doaku waktu itu

“Tuhan, aku berdosa.. ini pasti peringatan bagi aku karna selalu membeda2kan ciptaanMu. Aku tidak akan memaksakan kehendakku lagi, biarlah kehendakMu yang jadi. Apabila aku dilahirkan untuk tidak menikah aku ikhlas. Aku akan mencari pekerjaan yang bagus, mengumpulkan uang untuk hidup mandiri dan membeli Iphone (ya ampun cita2 dangkal banget cuma pengen beli Iphone πŸ˜‚ tapi pas itu emang pengen banget beli Iphone), aku akan mengupgrade diri menjadi lebih baik lagi dan membuat diriku berguna bagi orang lain. (Setelah itu ada jeda sedikit dan aku berdoa kembali)

Tapi apabila Engkau ingin aku untuk berkeluarga, apapun bentuk dari suami masa depanku pasti aku terima (maklum ya aku ini orangnya milihhhh banget sama cowok, harus inilah itulah) asalkan dia sangat2 mencintai aku. Walaupun dia berkulit putih, coklat, hitam, orange bahkan pink sekalipun tapi asalkan ia yang menurutMu tepat bagiku pasti aku akan menerima.. aku percaya apapun yang menjadi kehendakMu pasti itu adalah yang terbaik..”

Setelah berdoa aku jadi lebih tenang… akhirnya kesedihanku berangsur-angsur hilang. Aku mulai mikirin masa depan, ngobrol lebih banyak dengan orang tua, belajar masak, olah raga teratur… Aku ngelakuin semua itu adalah untuk meningkatkan kualitas diri, dan juga aku udah enggak mau mikirin cowok dan gak takut suatu saat nanti gak menikah.. Yang terpenting dari pelajaran hidup yang aku dapat adalah sifat manusia gak bisa dibedakan berdasarkan dia bule atau lokal, kalau mereka baik ya tetep baik, kalau gak baik ya gak baik… bukan berdasarkan dia Bule atau enggak (ciehhh bijaksana banget πŸ˜‚πŸ˜‚)

Suatu hari di tanggal 13 Agustus tiba2 ada cowok Jerman yang tidak lain adalah suamiku sekarang (cieeeee akhirnyaaaaa πŸ˜‚πŸ˜‚) ngechat aku di sebuah aplikasi yang bahkan menurutku itu aplikasi gak begitu menarik (sukur2 itu aplikasi waktu itu belum aku delete ya, gak pernah kebuka tapi karna ada pesan masuk jadi aku buka)

Waktu itu akang mamasss ngechat aku sopan banget, kenalan terus dia bilang bulan November mau berlibur di Bali selama 2 minggu dan kalau aku ada waktu luang mungkin bisa ketemu dia..

Yaelahhh klo bule2 yang tipe begini mah banyak PHPnya, udah banyak bule yang bilang pengen ketemu tapi ujung2nya batal.. ditambah waktu itu aku agak gak sreg sama ini akang mamasss πŸ˜‚..

Dia kumisan (aduhhh bagaikan kumis2 lele yang keseksiannya tiada tara tapi bagi aku iyuh banget), pendek, kurusss…Kalau tipe aku kan tinggi, besar, maskulin (padahal baru aja berdoa gak bakalan pilih2 eh karang pilih2 lagi).. Tapi karna dia ngechatnya sopan (dari dulu emang selalu salut sama orang Jerman kalau masalah kesopanan) jadi ya aku bales dan bilang bisa aja ketemu dia bulan November (walaupun aku inget banget ini cuma sekedar basa basi busuk πŸ˜‚ jahat amaatttt akuuu)

Akhirnya kita tukar2an whatsapp, facebook dan instagram. . Tapi ehhhhh tapi keanehannya gak sampe disitu… selain bukan tipe aku, ini cowok STALKER….. 😨 (tiba2 aku berasa jadi artiss dadakan 😎)

Ya Tuhan inget banget waktu itu aku bangun dan liat puluhan foto aku di ig di like sama dia 😨😨😨 gak cuma ig tapi di fb juga… bukannya seneng tapi jujur aku takut dan ngeriiiii banget ya karna pengalaman 2 tahun sama bule2 gak ada yang kayak begini πŸ˜‚πŸ˜‚

Sampe pernah aku matiin instastory aku di ig dia supaya dia gak bisa liat apa keseharian aku (jujur aku takut karna dia update banget liatin ig aku).. tiap aku online di whatsapp dia selalu ngechat langsung 😨😨😨

Dan akhirnya aku muak, langsung aja aku mutusin untuk video call sama dia. Aku pengen liat dia karna mungkin aja dia orang aneh kaya di film2 yang ujung2nya bunuh2an (hmmm keliatan banget incesss kebanyakan nonton). Tapi di situlah aku bisa dibilang jatuh cinta pada pandangan pertama *cieeeeeeeeeeeeeeeeee

Bukan jatuh cinta karna liat mukanya ya.. karna dia masih kumisan jadi ya aku masih gimana gitu… tapi karna sifatnya.. waktu itu aku inget banget dia gak bisa berhenti senyum, mondar mandir di dalem flatnya karna gugup dan malu, pokoknya soooo sweet banget (bagi aku ini so sweet ya karna dia saking bahagia aku telp sampe jadi gugup dan ditambah dia itu orangnya asli pemalu)

Dan yahhh setelah 8 bulan menjalin kasih akhirnya incesss melepas masa lajang πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„

13.04.2018

Peter β™‘ Anna

Menstrual Cup

Nyampe Jerman pertama kali seharusnya nulis First Impression tentang Jerman eh tapi apa daya incessss malah nulis tentang mangkok hihihi maapkeuunn ya

Biasanya inces pake mangkok untuk natakin aer matah (maklum ya kejombloan yang sepertinya hampir tiada akhir membuat aer matah ini mengucur tiada henti huaaakkzzzzz hikzzz hikzzz)

Tapi eh tapi karna sekarang syudah ada akang mamasss jadi inces memutuskan beli mangkok untuk natakin darah

Darah?

Darah ayam? (Iiihhhh atuuuttttt)

Bukan darah ayam ya tapi darah menstruasi alias aku pengen mencoba untuk Go Green di kehidupan nyata (bukannya ikut kerja bakti di pantai setahun sekali habis itu bikin instastory hastag #gogreen)

Aku emang ada ketertarikan untuk mengurangi sampah. Waktu di Bali juga tiap belanja belenji di minimart atau dimanapun aku selalu nolak belanjaanku untuk dipelastikin. Kalau masih bisa dibawa atau dimasukin ke tas ya gak udah pake plastik2an, itu prinsipku.. (incesss memang cucok meoonggg jadi duta lingkungan selanjutnyahhh)

Nyampe Jerman ternyata bawa tas belenji dari rumah nyiahahahaha…. happy banget ya karna menurutku itu praktis dan gak buang2 sampah plastik. Jadi untuk totalitas aku memutuskan untuk beli menstrual cup.

Dari dulu waktu masih di Bali emang kepengen banget pake menstrual cup tapi apa daya duit anak kuliahan kagak pernah cukup untuk beli (cukupnya cuma bisa beli pembalut ukuran maxi itupun discount karna yang slim masih terlalu mahal untuk kantong incesss sebagai anak soleha yang berbakti pada orang tua hikzzz #miris)

Untuk harganya emang cukup fantastis yaitu hampir 500ribuan kalau gak salah (waktu itu naksir Diva Cup), tapi dengan penggunaan jangka waktu 5-10 tahun ya murreehhh bangettt itu.

Sekarang karna posisi udah jadi calon manten hihihihi jadi semua kebutuhanku 100% ditanggung akang mamas. Waktu ditanya aku mau beli apa ya langsung jawab sambil nyengir kuda “menstrual cup”

Kenapa menstrual cup itu mahal ya karna aman dan pemakaiannya juga dimasukin ke dalam vagina jadi jangan coba2 beli di onlen2 yang harganya 15 rebu 😐😐😐

Tapi eh tapi niat awal pengen beli Diva Cup malah tergantikan dengan Dutchess Cup karna harga yang lebih murah (harganya kira-kira 17€, kalau untuk Diva Cup 30€). Aku baca reviewnya juga lumayan bagus ya jadi aku mintanya dibeliin yang ituu.

Awal pemakaian itu ya dilipet2 terus dimasukin

Tapi

Bocooooorrrrrr

Ohhh ternyata waktu di dalem itu cup gak terbuka secara sempurna (tidak sesempurna wajah incessss setelah di filter berkali2 hihihihi)

Hari kedua udah mulai ngambek karna bangun tidur liat Tupperware ehhh aduhhhh underwear isinya darah semuehhh (~padahal itu cup udah dimasukin diiringi rintihan seksiiii ehh malah masih buocooorrr).

Tapi menurutku emang gak cukup kalau hanya terbuka secara sempurna ya. Memurutku harus berasa nyedooootttttt gitu baru okeehh… jadi darah2 gak keluar dari dinding2 vagina

Hari kedua cuma bocor dikit2 tapi aku udah puas banget karna ada kemajuan dari hari pertama yang bocor sana sini dan hari kedua yang bocor dikiiiiittttt bangettttt….

Dan hariii ketigaaaa

Gak bocor sama sekali

Bangun tidur langsung ke toilet dan hihihi wajah sumringah karna aku udah bisa pake menstrual cup dengan baik dan benar horeeeeeee

Terbayarkan sudah jirih payah masukin keluarin karna bocor2 terus..

Untuk tips bagi kalian yang mau mencoba menstrual cup ya harus sabar demi kebaikan dan perbanyak nonton youtube untuk tutorial pemasangan cup… Aku sukanya nonton anak 16 tahun tapiii pinter banget jelasin cara penggunaan menstrual cup jadi terbantu bangetlah sama saran2nya…

Oh iyaaa darah mens itu ternyata gak bau loh… pertamanya ngebayangin darah mens di mangkok mini aduh pasti baunya minta ampyun. Maklum ya dulu jaman masih pake pembalut suka bau2in darah mens, amit2 baunya aneh kan pertanda penyakitan, kata mamah sih begitu jadi aku rajin bau2in.

Tapi ohh ternyata…

Darah mens itu GAK BAU SAMA SEKALI

Jadi yang menurutku bikin bau itu darah mengendap di pembalut. Jadi bangga banget karna aku merasa udah di jalan yang benar *cieehhhilaahh

Semoga tulisan aku kali ini menginspirasi ceman2 yaaaa…

SariawanΒ 

Seantero penduduk Indonesia tercinta juga tau dan pernah mengalami sakit dan perihnya hidup 😒😒😒 (atiiiitttt bingiiiiittttt) saat sariawan melanda.

Faktanya kaya, miskin, pejabat sampe yang pengangguran (itu akuπŸ˜‘πŸ˜‘) juga pernah mengalami luka yang menganga dan akan terasa pedih menyakitkan apabila tersentuh (lebay amat jelasin sariawan).

Tapi emang bener ya sariawan itu penyakit yang enggak parah tapi ngeselin luar biasaaaahhhhh… makan sakit, minum sakit sampe menjalankan hobi juga kerasa sakit buangettt (maklum ya incesss hobi gosipin horang nyiahahahahaa *kenaazab).

Dulu waktu SMP pernah sampe sariwan ada 11 (buju gileeee itu sariawan apa demo) sampe dokter THT kaget dan ngasih resep untuk sariawan aku.

Waktu itu dokter ngeresepin salep Kenalog (bukan endorse karna inces bukan wanita endorse.an 😌😌😌 padahal aslinya kagak ada yg mau ngasi barang endorse πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚). Salep Kenalog ini ampuh banget ya untuk ngilangin sariawan, cuma dipake sehari sariawan langsung lenyap dari permukaan bumi 😎😎 dan gak ada sensasi sakit atau mematikan jadi nyaman banget dipakenya. Tapi ya kalau obat bagus dan ampuh pasti dong ada harga ada kualitas.. untuk harga salep ini kira-kira waktu itu 60 ribu, gak tau deh sekarang harganya berapa.

Untuk kalian yang gak masalah ngeluarin uang banyak demi kenyamanan dan kesembuhan ya kalian bisa beli salep ini di apotek2 terdekat. Tapi untuk gadis cantik jelitahhh dengan ekonomi kelas menengah tiarap guling2 tanah ya duit segitu untuk ngobatin sariawan berasa banget ya, apalagi penyakit sariawan ini jarang2 banget datengnya alias salep ini bakalan jarang dipake atau cuma dipake sekali…

Jadi deh akunya beralih ke obat lain yaitu Albothyl..

Albothyl ini emang udah terkenal banget dari dulu obat untuk sariawan.. padahal Albothyl ini obat untuk menumbuhkan jaringan baru ( please correct me if I’m wrong )

Kalau pakai Albothyl ini sariawan ilang sekitar 5 sampe 7 hari ya dan rasanya ituuu alamaaaakkkkk.. Tapi ada info baru nih tentang Albothyl yang penggunaannya berbahaya… entah gimana kelanjutannya masih belum tau jadi mending jangan pakai Albothyl dulu ya kalau sariawan sambil menunggu kebijakan dari ahli2 kesehatan..

Jadi gimana nih kalau sariawan??

Waktu Natal tahun lalu aku sariawan gede banget, kan sedih dong gak bisa makan kue, makan kare ayam, makan soto, pokoknya semuaaaa makanan yang masuk ke mulut itu rasanya bikin aku ingin mengakhiri hidup dengan menggantungkan diri di pohon toge… suakiiiiiiittttttt bangeeettttttt.

Ipar aku yang cowok mungkin kasian ya liat aku makan udah meringis ringis jadi dia bilang “sariawannya ditempelin pake garam aja, sakit sih tapi cepet sembuh”

Garam??? Garam yang di dapur?? Yang diplastikin terus harganya gak nyampe 5000???

Waktu itu ya aku iya iyain aja ya karna logikanya masa iya garam bisa ngobatin sariawan, Albothyl aja yang buatan pabrik musti nunggu 5-7 hari untuk sembuh, masa iya garem 5000 rupiah bisa.

Dan keesokannya aduhhh udah sakiiittt banget, gak nahan pokoknya dan Albothyl habis 😒😒 aduhh nyesek banget mana laperrr… dan aku di meja aku ngeliat garam, terpampang dengan cantiknya. Tanpa pikir panjang aku ambil garam dan aku tempelin di sariawan yang menganga akibat ketidakseriusanmu dalam menanggapi perasaanku (krikk….kriikkkk…kriiikkkkk πŸ˜‘πŸ˜‘πŸ˜‘)

Sakit???

Hmmmm gak terlalu sih, menurutku sama aja rasanya sama Albothyl jadi aku masih bisa tahan..

Beberapa menit kemudian

Makan oke

Ngemil oke

Minum oke

Ini serius??? Kok bisa πŸ˜•πŸ˜•πŸ˜•

Dan malemnya aku pakein lagi, besoknya langsung sembuh..

Astagaaa πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Bener2 gak percaya ternyata garam bisa nyembuhin sariawan dan itupun gratis karna di dapur pasti ada (kalaupun ga ada tinggal beli di warung)

Jadi kalau kalian udah ngerasa sariawan mending cepet2 ambil garam terus ditempelin.. besoknya pasti sembuh kok.. tapi dibarengi minum air putih yang banyak yaa

Kalau di internet informasi untuk menyembuhkan sariawan yaitu dengan kumur2 pake air garam.. bagi aku itu kurang mempan ya, lebih baik langsung ditempelin di sariawan.. lebih bagus dan cepet sembuhnya, walaupun nyutnyutan tapi demi biar bisa makan lagi ya gapapa dong..

Ya itulah tips menyembuhkan sariawan ala inces… Hemat dan Ampuhhh πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ Selamat mencoba ya korban2 sariawannn

About My PiercingΒ 

Hai hai blog… semoga tetep bisa disiplin nulis tiap bulan, hadehhh maklum aja ya soalnya sok ngartis jadinya nulis jadi ogah-ogahan (maapken kemayasan pincesss menyuyiiisss hikzz hikzz)

Dari judulnya aja udah keren ya… PIERCING cieilaaahhhh hahaha udah ala ala anak band pake tindik tindikan segala πŸ˜‚πŸ˜‚.

Tulisan ini berawal ya karena kegalauan dan kegundahan aku tentang minimnya artiket atau blog tentang piercing.. Jadi sekali sekali aku bikin tulisan bermaanfaat bagi nusa dan bangsa Indonesia gpp kali ya nyiahahahahaha..

CAUTION : ADA FOTO SEDIKIT BERDARAH JADI JANGAN SHOCK

Sejarah Pengen Tindikan

Wieehh udah tamat SD masih aja ngomongin sejarah, tapi gapapah.. demi pincesss Anna yang tantik ini kalian harrruuuussss tau sejarah kenapa aku mutusin untuk tindikan yaaa..

Berawal dari 6 tahun SD, 3 tahun SMP, 3 tahun SMA, 5 tahun KULIAH, 2 tahun JOMBLOOOO *ehhhh boseeennn banget sama yang namanya peraturan lalu lintas *ehhlagi (walaupun pake sanggulan, inget pake helm ya mbak mbak biar aman.. nyiahahahaha) pokoknya boseeeennnn banget sama aturan gak boleh inilah itulah… gak boleh pake rok diatas lututlahh, baju gak boleh ketatlahhh, gak boleh nikung pacar temen tapi nyatanya pacar sendiri ditikung temenlahhh (masa lalu… biarlah masa laluuu tiba tiba inget Mba Inul) pokoknya segala macem peraturan yang intinya bikin aku bosennnn…

Bulan lalu aku maen ke rumah sahabat aku dari SMP namanya Inggita… temen aku ini beda ya sama aku yang cantik tapi pecicilan dan cengengesan… dia itu orangnya kayak ibu ibu plek plek bangeetttttzzz duh gak pernah nakal, selalu nurut orang tua, berbudi pekerti luhur.. pokoknya gak pernah bikin aneh aneh.. tapi ehh tiba-tiba dia udah tindikan di kuping bagian atas atau istilah kerennya di bagian auricle

Shock bin ajaib donk… masak anak kalem begono tindikan? Terus bagaimana dengan pincesss yang terkenal easygoing dan suka menabung ini??? (Langsung ke bank ngecek tabungan, tapi saldonya 1 rupiah *mirisss)

TERNYATAAAAAHHH…. temen aku tindikan itu bukan untuk mangkal di jalan atau mau jadi anak band metal tapi tapi dia terinspirasi dari K-POP -___-

Kalian tau K-POP kan?? Gak tau?? Aduh kasiannn…

K-POP itu yang nyanyi gak gak gak kuat, gak gak gak kuat, aku gak kuat sama playboy playboy

*ehh itu lagu planet mana?? 😒

Lewatinn masalah K-POP

Yaudah mulai deh habis liat temen tindikan aku langsung terinspirasi pengen jadi personil 7Icon (eehhh aduuhhh bukan bukannn 😭😭)

Pokoknyaaahhh langsung pengen tindikannnn… tapi bukan karna pengen jadi anak K-POP ya, tapi karna pengen nunjukin ke orang orang, “ini loh aku udah bebas, sebebas eek terjun bebas ke sepiteng setelah terhimpit himpit lubang pantat dan akhirnya lolossss juga” (maaf ya kalau lagi makan)

Tibalah waktunya aku untuk Sidang Skripsi… dagdigdug jeerrr akhirnya aku selesai dan besoknya langsung cuuusss ke salon

Salon ini namanya salon Wella… salon legendaris di kota aku karna ini salon saking tuaaa bangetttt dan muaaahhaaallll… maklum aja ya soalnya akyu gadis kalangan ekonomi lemah syahwat (nahan air mata sambil keramas pake air bekas cucian piring)

Bawa duit pas pasan langsung aja polos nyelonong sambil pasang wajah bloon bilang “mbak saya mau tindikan”terus sama mbaknya disuruh duduk manis di sofa sambil dia ngambil alat untuk tindikan

Mikir mikir aduhhh mau tindikan kayak temen aku tapi takut syaakiittt nyiahahahaha jadi di 1 menit terakhir aku mutusin untuk tindik di bagian agak bawah.

Awalnya ditandai dulu kuping aku pake spidol, habis itu langsung deh alat tindikan disosorin ke kuping

Merem melek sambil remes remes bajuuu saking takut pasti ini rasanya hororrrrr banget tapiii

*ctakkkk

“Udah mbak?”

“Udah dek, 12 ribu”

Ini seriusan??? Kok gak ada sakit sakitnya? Mana bayarnya murahhh banget hahahaha… langsung aku kasi itu mbak 15 ribu dan aku pulang sambil nyengir nyengir dehhh

Cantikkk bangettt kann kupingkuuu… heppiiiii dehhh kuping baru, mana gak sakit (walaupun masih belum bisa tidur miring sihhh)

Yakkk waktu berlalu dan akunya yang masih cekrak cekrek hape seneng banget pamer tindikan. Tapi kebahagiaan itu hanya berlangsung selama 4 hari -____-

Setelah 4 hari dengan polos dan lugunya aku sisiran dan sisir aku kebentur sama itu loh penahan tindikan aku yang ada di belakang kuping ituu dan tindikan aku LEPASSSSSS….

DARAHHH MENGALIRRR SEDERAS DERASNYAA

PANIK? ENGGAK DONK

SESEK NAPAS? SESEEEKKKK BANGET KARNA AKU GAK BISA LIAT DARAH NGUCUR

PENGEN PINGSAN? UDAH PASTI

yang pertama kali aku lakuin bukannya bersihin kuping aku dari darah tapi malah milih rebahan… karna waktu itu aku mikir “mendingan pikirin kuping belakangan dari pada mati sesek napas”

Atur napas dalem dalem sampai dengan kedalaman 2 meter… liat hape dan mulai browsing biar aku tau langkah selanjutnya

Gak ketemu apa apa waktu browsing pake bahasa Indonesia, ganti pake bahasa Inggris… dan ternyata πŸ˜‘πŸ˜‘

INI TINDIKAN GAK BOLEH LEPAS KARNA KALAU LEPAS TERUS INFEKSI DAN LUBANGNYA MENUTUP TERUS INFEKSINYA MENJALAR JALAR SELALU RIANG KEMARI, DAN BERUJUNG KELOID BAHKAN HARUS OPERASI…..
MATIIII GUEEEHHHHH (biar keren pake loe gueehhh ala anak Djegardahhh)

Langsung deh merem melek merem melek memberanikan diri masukin tindikan yg udah lepas ke lubang yang udah sempet aku bersihin…

Sakit?

LUAAARRRR BIASAAAAA SAKITNYAA

Langsung pengen gigit orang rasanya karna nahan sakit…

Besoknya kuping aku masih sakit banget sampe susah tidur.. bengkak dan nyeri, rasanya lebih parah dari tindikan baru..

Baca – baca di internet ternyata tindikan aku mengalami trauma (aku kira hanya hati ini yang mengalami trauma ditinggalkan para priaahh, tapi kuping juga ikutan traumahhh *menangisseksisepertirintikhujan)

Jadi trauma di sini itu ya tindikan saat 2-4 minggu pertama harus dijaga baik baik dan gak boleh kebentur, gak boleh dimaen maenin apalagi yang kelas berat kayak aku yang sampe lepas…bisa lamaaa banget sembuhnya

Untuk foto maaf ya aku nyesel banget lupa foto… mungkin saking sedih ya waktu itu

Jadi selama proses penyembuhan aku ngikutin ala ala internet banget…

Setelah lewat 3 hari, bengkak udah mulai berkurang tapi kok ini hiasan tindikannya ilang… itulohh hiasan yang seolah olah berlian berkilau padahal kenyataannya plastik yg dibentuk bentukin terus digosok gosokin sampe bentuknya mirip berlian

Yaudah cari di internet lagi… tapi ya gtu deh ya.. nyari pake bahasa Indonesia kok malah gak ada info sama sekali, yg ada malah hasil transletan dari blog berbahasa inggris yang buat aku itu merupakan dasar dasar piercing doank (untuk para tindikers tindikers please nulis donk biar orang orang di Indonesia ini gak sesat tentang piercing ) atau mungkin ada tulisan tentang piercing dalam bahasa Indonesia tapi aku gak tau please comment

Dan yakkk ternyata dari hasil penyelidikan aku, ini tindikan tertanam di dalam kuping (doorrrr mati gueee) dan lebih parahnya lagi kalau sampai tertanam banget dan daging luarnya menyatu wellthe last hope is just do operation

Gak mau banget donk dioperasi, masak tindikan 12 ribu karang harus operasi 😒😒 kan mahalllll

Besok pagi jam 10 aku langsung ke salon tempat aku tindikan untuk minta saran… dan hasilnya mbak mbak salon muaaaaraaahhhh bbeesaaaaarrrrrr

“Kenapa baru dibawa kesini, itu udah mau nutup”

Yaudah pasang wajah bloon aja lagi sambil geleng geleng kepala

Dan dimulailah operasi ala ala mbak salon…

  1. Kuping aku dipencet sampai tindikan aku muncul dari dalem lubang
  2. Tindikan aku ditarik dan aku nahan teriak karna lumayan sakit
  3. Setelah tindikan udah dicabut, kuping aku dipencet pencet lagi biar darahnya keluar
  4. Masukin tindikan baru yg lebih gede

Nangis???

Enggak hahahaha malah legaaaa banget, bener bener lega dan waktu aku tanya aku perlu bayar berapa mereka cuma bilang bayar 12 ribu aja untuk tindikan aku yg baru…

Omg I really appreciate their kindness

Itu hasil setelah dipencet pencet mbak di salon… hahahaha

For salon WELLA… THUMBS UP FOR YOU

Setelah itu ya rajin dibersihin, disuruhnya sih bersihin pake minyak kelapa setiap hari yang sampe sekarang masih aku lakuin tapi udah tanpa minyak kelapa ya soalnya lukaku udah gak basah lagi

Sekarang tindikan aku way much better than before

Ini setelah hari ke empat dari salon, darah masih keliatan tapi sedikit

Dan ini 1 minggu setelah dari salon, kalau diperhatiin ya masih ada darahnya dikit ya tapi udah gak sakit sama sekali dan mulai bisa tidur miring
Dan sekarang sampai aku nulis blog ini kuping aku udah bisa ganti tindikkan baru… udah normal banget dan gak sakit lagi…

Sooo happy I can share this story with you…

Semoga tulisan ini berguna buat kalian yang tertarik untuk berpiercing piercing ria..

Mau piercing lagi?

Hmmm pengen sih tapi mungkin nanti ya kalau udah siap mental liat darah ngucur, lagi hahaha